Janji Shin Tae-yong Buat Timnas Indonesia Seusai Berdamai dengan PSSI

Polemik antara pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae yong, dan PSSI berakhir damai. Shin Tae yong mengaku tak ingin berpolemik dengan PSSI. Dia juga menyatakan komitmennya untuk membantu meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Shin Tae yong dalam percakapan melalui konferensi virtual dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Jumat (26/6/2020). “Saya memiliki keinginan besar untuk memajukan sepak bola Indonesia. Saya pun patuh dan taat kepada Ketua Umum PSSI untuk melakukan berbagai hal demi peningkatan prestasi sepakbola Indonesia,” kata Shin, dikutip dari situs resmi PSSI. Dalam waktu dekat, Shin akan menyampaikan hasil seleksi dan road map atau peta jalan Timnas U 19 menuju Piala Dunia U 20 2021.

Seandainya tidak memungkinkan berlatih di luar negeri, Shin menyatakan siap memimpin latihan timnas di Tanah Air, serta bersama berjuang menaikkan peringkat Indonesia di rangking FIFA. “Saya siap membantu Ketua Umum PSSI, demikian pula Ketua Umum PSSI membantu saya. Kita bersama sama bergandeng tangan untuk memajukan sepak bola Indonesia. Kita harus berbagi pikiran untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan,” tutur pelatih yang memimpin Korsel berlaga di Piala Dunia 2018 Rusia itu. Dalam kesempatan itu, Iriawan berharap Shin kembali ke Tanah Air.

Para pencinta sepak bola Indonesia sangat menyayangi Shin sebagai pelatih dengan rekam jejak ekselen dari sesama negara Asia yang punya tekad kuat memajukan sepak bola Indonesia. “Saya tahu Shin Tae Yong pelatih profesional dan hebat. Kualitasnya sangat baik. Karena itu, kami sangat menunggu kedatangan Shin kembali ke Tanah Air,” kata Iriawan. Lebih jauh, pria yang akrab disapa "Iwan Bule" itu menegaskan keinginannya untuk berkomunikasi dengan Shin secara kekeluargaan.

“Saya menganggap Anda sebagai adik saya. Usia saya 58 tahun, Shin Tae yong 52 tahun. Sudah seperti adik dalam keluarga saya, karena itu mari berkomunikasi sebagai keluarga,” kata Iriawan. Lebih jauh, Ketua Umum PSSI memaparkan alasan Timnas Indonesia tak bisa memenuhi permintaan ShinTae yong untuk menggelar pemusatan latihan atau training camp (TC) di Korsel. “Pertama, karena Timnas U 19 yang akan dipersiapkan ke Piala Dunia U 20 2021 masih dalam proses seleksi. Tentu tidak efektif membawa rombongan sebanyak itu ke luar negeri,” papar Iriawan.

Kedua, sesuai kontrak, Shin dipercaya menangani tiga level timnas, yakni U 19, U 23, dan timnas senior. “Tidak mungkin membawa semua level timnas ke Korsel. Sementara dalam waktu bersamaan, Timnas U 19 dan timnas senior memiliki prioritas sama pentingnya,” jelas Iriawan. Sebagaimana diketahui, Timnas U 19 bersiap mengikuti Piala AFC U 19 di Uzbekistan sebagai persiapan Piala Dunia U 20 2021.

Pada saat yang sama, timnas senior harus segera berkonsentrasi menghadapi tiga laga lanjutan Pra Piala Dunia untuk memperbaiki peringkat Indonesia di rangking FIFA. “Jika yang berangkat hanya Timnas U 19, maka timnas senior yang bersiap untuk Pra Piala Dunia dan Piala AFF tidak akan tertangani,” urainya. Lain halnya jika TC berlangsung di Indonesia, maka semua level timnas akan dapat ditangani dengan baik.

Jika alasannya terkait pandemi Covid 19, PSSI bisa mencarikan tempat yang aman, sebagaimana Timnas U 16 mulai berlatih dengan protokol kesehatan ketat pada awal Juli mendatang.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.